Mishri: Pemboikotan Abbas pada KTT Bukti Dia Melepas Baju Palestina

mushir_300_0
Gaza – Infopalestina: Petinggi Hamas Mushir al Misri menegaskan pemboikotan Mahmud Abbas pada KTT darurat soal Gaza di Doha adalah bukti jelas bahwa dia telah melepas baju Palestina dan nasionalismenya setelah dia melepas baju moral dan politik. Oleh karena itu dia harus meninggalkan posisi bangsa setelah dia meninggalkan posisi kepresidenan.

Misri menegaskan bahwa diajaknya perlawanan Palestina, untuk pertama kali sejak puluhan tahun lamanya, ikut dalam KTT Arab adalah bukti bahwa perlawanan mendapat pernghormatan, bukan pada level bangsa-bangsa Arab dan Islam yang bergolak namun pada level pemerintah Arab dan Islam yang memihak pada proyek perlawanan.”

Misri mengatakan, “Sayangnya itu bukan pemboikotan Negara-negara Arab terhadap KTT ini, dan itu menjadi urusan mereka, meskipun melawan kepentingan umat dan rakyat. Yang aneh dan tercela adalah Abbas yang mengklaim dirinya mewakili rakyat Palestina memboikot KTT ini. Yang lebih aneh dia memihak Zionis Israel dan Amerika dan kepada sebagian Negara Arab yang melakukan konspirasi karena perintah Amerika dan Israel, tidak menginginkan perlawanan Palestina dan berkonspirasi terhadapnya.”

Misri menambahkan, “Abbas harus meninggalkan posisi bangsa Palestina dan bukan hanya posisi kepresidenan saja. Karena dia telah melepaskan diri dari bangsanya, dari nasib para syuhada dan korban yang luka. Dia telah berpihak pada sikap Israel dan Amerika. Seakan hari ini dia mengatakan, ya untuk penjajah, agresi dan pembunuhan anak bangsa Palestina. Namun mengatakan, tidak untuk KTT yang berupaya menghentikan agresi atas bangsa Palestina di Jalur Gaza.”

Mengenai keikutsertaan para wakil Palestina Palestina dalam KTT ini, Misri mengatakan, “Untuk pertama kalinya perlawanan Palestina mendapat undangan ikut dalam KTT Arab sejak puluhan tahun. Ini bukti bahwa perlawanan mendapatkan pernghormatan dan penghargaan, bukan pada level bangsa-bangsa Arab dan Islam yang bergolak, namun pada level sebagian pemerintah yang Arab yang memihak pada proyek perlawanan dan yang menghargai perjuangan yang melegenda bangsa bangsa Palestina di Jalur Gaza ini.”

Misri menyatakan, “Apa yang terjadi di Jalur Gaza bukan karena keputusan Israel dan Amerika saja. Namun juga karena keputusan sebagian pemerintah Arab, dari Abbas dan kelompok Oslo di Ramallah yang bermimpin ingin kembai ke Jalur Gaza dengan menunggangi tank-tank Israel.” (seto)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s