Karena Dokumen Al-Aqsha Sangat Langka, Shalah Punya Salinanya

Ummu Fham-Infopalestina : Ketua Gerakan Islam di wilayah Palestina 48, Syaikh Raed Shalah menegaskan, pihaknya mempunyai salinan dokumen Al-Aqsha yang dicuri militer Israel saat menyerbu kantor gerakan di Ummu Fahma Sabtu (22/8).

Sebelumnya, pasukan Israel dengan kekuatan besar bergabung dengan pasukan intelijen dalam negeri Israel, Shabak menyerbu Yayasan Al-Aqsha dan mengambil alih semua barang termasuk sejumlah computer dan dokumen penting.

Pernyataan di atas diungkapkan Syaikh Shalah dalam pernyataan persnya tadi pagi (29/8). Ia mengatakan, dokumen yang ia miliki sangat langka dan tidak ternilai harganya. Karena dokumen ini terkait dengan Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha, juga tercantum proyek penghapusan tempat-tempat suci, baik Islam maupun Kristen di Palestina yang telah didata Yayasan Al-Aqsha.

Maka penyegelan terhadap Yayasan Al-aqsha di Ummu Fahm merupakan bagian dari perang Zionis yang berkelanjutan terhadap Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha. Shalah menganggap penutupan Yayasan Al-Aqsha mempunyai hubungan sangat erat dengan keonferensi persnya yang diadakan pada 12 Agustus yang lalu.

Dalam koferensi tersebut Shalah mengungkapkan tentang dokumen yang ditanda tangani sejumlah utusan negara Israel. Dokumen itu menyerukan bangsa Zionis untuk membuat jaringan Sinagog di sepanjang tembok al-Gorbi dan sebelah selatan Al-Aqsha. Kemudian mereka merubah bagian makam Al-Rahmah yang menempel dengan dinding sebelah timur masjid menjadi tempat rekreasi umum. Selain itu mereka juga membangun jembatan militer yang besar dari areal al-Mugaribah (sinagog Israel) menuju Al-aqsha bagian dalam.

Shalah menambahkan, penemuan ini sangat berbahaya. Karena akan meningkatkan ancaman dari dunia Arab maupun Islam. Kaum muslimin dan Arab akan mulai mengendus rencana mereka ini dan serta merta akan miminta Israel untuk segera menghentikan kejahatannya secara langsung terhadap Al-Quds dan Al-Aqsha.

Di samping itu, tembok militer yang membentang antara areal Mugaribah dan dinding Al-Aqsha memungkinkan Israel untuk masuk areal Al-Aqsha dari atas. Untuk keperluan pengawasan maupun aksi militer.

Berdasarkan pengalaman kami dengan Israel, kami mengambil ancang-ancang penjagaan. Oleh karena itu kami telah menggandakan seluruh dokumen-dokumen penting dan menyimpanya di tempat yang aman. Dengan demikian penjarahan serdadu Israel terhadap kantornya, tidak begitu berarti. Sejumlah dokumen masih ada di tangan kami. Dan kami akan tetap meneruskan perjuangan ini. (asy)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s