Ibu, Ibu, Ibu….Ayah……Aku sangat merindukan kalian.!!

Ibu…Walau aku tiada pernah melihatmu, walau engkau tidak pernah bersmaku tapi rasa ini, hati ini sentiasa terpatri dan selalu merindukanmu.Ingin rasanya disaat lara, sedih datang menghampiriku, tangan halus,senyum manis dan nasehat-nasehat Ibu selalu hadir menyejukkan hati ini.
Setiap kali anakmu melihat kemesraan seorang Ibu dan anak,kebersamaan mereka, mendenger gelak tawa, canda mereka hati ini terasa teriris,menangis….Ingin rasanya aku menghampiri mereka, ingin rasanya aku ungkapkan dan luahkan tangisan hati…tapi untuk kesana, langkah kaki terasa berat, bibir terasa kelu tiada berucap, pandangan dan tatapan mata ini menjadi sayu…
Tanganku menjadi gontai,hanya tangisan rindu yang tersisa, hanya asa yang masih ada..
Ibu…Begitu berat pengorbananmu untuk melahirkanku, kehidupanmu engkau pertaruhkan demi nyawa anakmu….tapi apa balasan anakmu ini?, tiada secuilpun untuk membandingkan dengan segala pengorbananmu. Walau daging ini dicacah untuk menebus pengorbananmu, tiada itu cukup untuk membalasmu…..
Anakmu begitu kurang menghormatimu, anakmu seakan semakin jauh dari mentaatimu.
Ibu…Walau engkau telah lama meninggalkan kami, anakmu..tapi rasa rindu ini senantiasa hadir.
Anakmu hanya bisa berdoa, semoga keluarga kita senantiasa mendapatkan ridhoNya, senantiasa mendapat petunjukNya dan mendapatkan syurgaNya..
Untukmu Ayah…..Tiada pula anakmu berbakti,menghomati dan mentaatimu….sedikit sekali balasan kebaikan anakmu engkau terima….yang ada perasaan sakit akan tingkah laku anakmu ini, yang terkadang membuat engkau marah….Maafkan aku, anakmu ayah.
Demikian jua denganmu ayah , do’akanlah anakmu dalam mengharungi hidup ini untuk senantiasa sesuai jalurNya, sesuai apa yang dicontohkan tauladan sempurna kita, Muhammad SAW…
Ayah….Disaat aku sendiri, tiada bersama denganmu, sungguh teringat semua apa yang pernah aku perbuat kepadamu, yang terkadang dengan tingkahlaku aku itu,hatimu merasa sakit dan terkadang teriris…Maafkan aku ayah.
Do’akan anakmu menjadi anak yang sholeh, yang dengannya kita akan bersama dalam rahmatNya..
Ayah….Pesan,nasehatmu senantiasa anakmu ingat, walau terkadang nasehat ayah tidak anakmu tunaikan, tapi do’akanlah semoga anakmu kuat dalam menunaikannya…Amin

Ibu..Ibu…Ibu…Ayah, anakmu sangat merindukan dan menyangimu….Maafkan anakmu.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s